Teknik Pembesaran Penis dengan Pijat vs Operasi, Lebih Aman Mana?

Teknik Pembesaran Penis dengan Pijat Vs Operasi, Lebih Aman Mana?

Teknik Pembesaran Penis – Di zaman modern seperti sekarang ini, akses informasi dapat diperoleh dengan cepat dan mudah. Hal ini tentu dapat mempermudah seseorang dalam mencari referensi tentang berbagai hal. Hal tersebut pun berlaku juga bagi informasi yang terkait dengan medis.

Cara memperbesar penis merupakan salah satu kata kunci yang termasuk paling banyak dicari di internet. Hal ini membuktikan bahwa cukup banyak orang yang ingin melakukan tindakan tersebut. Di interet sendiri, kita dapat menemukan cukup banyak informasi memperbesar penis dengan beragam metode.

Bagi kalian yang berniat memperbesar ukuran penis, sebaiknya lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih tindakan. Pasalnya, tidak semua teknik pembesaran penis aman untuk dilakukan. Untuk itu, sebaiknya konsultasikanlah hal tersebut pada ahlinya.

Pada artikel kali ini, Beautylogica Clinic akan membandingkan dua cara membesarkan penis, yaitu teknik pemijatan dan operasi penis. Pembahasan akan dilakukan mulai dari prosedur, risiko, hingga tingkat keefektifan prosedur. Untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasan berikut:

Teknik Pembesaran Penis dengan Pijat

Memang ada bukti yang menyebutkan bahwa memijat penis berguna untuk meningkatkan ukuran alat vital pria. Namun, penting untuk diingat, bagaimana cara memperpanjang penis dengan pijatan hanya ‘memberikan hasil minimal. Selain itu, pembesaran penis dengan teknik pijat tidaklah permanen.

Sebagian besar hasil dan bukti cara memperbesar penis adalah anekdotal, termasuk melalui pijatan. Artinya, hasil ini juga bersumber dari laporan pengalaman pribadi publik, disertai dengan hasil penelitian ilmiah yang terbatas.

Tentu saja, tidak ada yang salah dengan mencoba memperpanjang penis dengan teknik memijat. Selain itu, hasil pemijatan penis dapat membuat kalian lebih nyaman dengan ukuran dan penampilan. Hal ini tentu akan meningkatkan rasa percaya diri bukan?

Baca juga:

Operasi Penis; Cara Menambah Ukuran Mr. P yang Aman & Cepat

Rekomendasi Tempat Pembesar Penis di Jakarta

Teknik Pembesaran Penis dengan Pemijatan

Namun, penting untuk diingat, teknik pembesaran penis ini tetap memiliki risiko dan cedera. Dengan demikian, bagi pria yang ingin melakukan pijat penis, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Berikut cara yang benar dan langkah pijat penis:

  • Bersihkan penis sebelum teknik memijat dilakukan.
  • Setelah sudah, peganglah kepala penis secara perlahan.
  • Tarik penis menggunakan ibu jari ke arah atas, lakukan sekitar 10 detik.
  • Tarik penis ke arah kiri selama 10 detik, lalu beri tekanan pada pangkal penis di sisi kanan.
  • Kembali ulangi langkah-langkah di atas, namun pada arah yang sebaliknya.
  • Tekan di area di sekitar pangkal penis secara bersamaan, tahan posisi ini selama sekitar 10 detik.
  • Lakukan teknik secara rutin, lima menit dalam satu hari.

Walaupun teknik pemijatan terlihat aman, namun kalian harus tetap berhati-hati. Apabila nantinya timbul rasa sakit atau tidak nyaman, sebaiknya hentikan metode tersebut. Agar pemijatan lebih aman, kalian juga dapat berkonsultasi dengan klinik alternatif, ataupun dokter yang terkait.

Risiko Pembesaran Penis dengan Teknik Pijat

Teknik pijat untuk memperbesar ukuran penis, memang terdengar begitu ampuh. Namun kalian harus tetap berhati-hati. Pasalnya, apabila teknik pijat yang dilakukan salah, bukan tidak mungkin akan mengganggu kemampuan ereksi penis.

Berikut ini adalah beberapa risiko dari teknik pembesaran penis dengan pijatan:

  • Mati rasa
  • Gatal dan memar
  • Kerusakan ligamen
  • Luka pada jaringan penis
  • Pembuluh darah vena pecah
  • Bintik kemerahan pada batang penis

Untuk mencegah kemunculan risiko, kalian dapat melakukan pijat penis dengan lebih berhati-hati. Opsi lain yang dapat kalian lakukan adalah dengan mengunjungi klinik alternatif, yang memang sudah teruji kualitasnya.

Memperbesar Ukuran Penis dengan Prosedur Operasi

Jenis operasi yang dapat dilakukan untuk memperbesar penis adalah Penile Enlargement. Tindakan prosedur dari operasi ini, termasuk pada kategori bedah plastik. Jadi, tindakan prosedur yang dilakukan, harus ditangani langsung oleh ahli bedah plastik. Tujuan utama dari operasi ini adalah mempertebal  dan memperbesar diameter ukuran penis.

Teknik pembesaran penis dengan operasi, dilakukan dengan mentransfer lemak dari bagian tubuh lain, dan di arahkan ke bagian penis. Biasanya, bagian tubuh yang digunakan sebagai area donor adalah perut dan paha.

Penggunaan jaringan lemak untuk meningkatkan ukuran penis bukan tanpa alasan. Sebab, penis akan bereaksi lebih baik jika dikombinasikan dengan lemak. Jadi hasil yang didapat dari tindakan ini, akan membuat bentuk dan ukuran penis lebih alami.

Berikut adalah gambaran umum dari prosedur operasi penis:

Anestesi

Tindakan pertama yang dilakukan adalah proses anestesi. Pada tahap ini, pasien akan diberikan anestesi secara lokal, atau total. Dengan proses proses anestesi, pasien masih dapat merasa nyaman, meskipun tindakan bedah sedang berjalan.

Perpindahan lemak

Ketika efek anestesi mulai bekerja, prosedur dilanjutkan ke tahap perpindahan lemak. Pada tahap ini, dokter akan menyedot lemak terlebih dulu dari area donor. Setelah itu, lemak akan disuntikkan ke bagian penis dengan cara disuntikkan.

Teknik pembesaran penis dengan operasi, tidak membutuhkan terlalu banyak waktu. Secara umum, tindakan ini hanya menghabiskan sekitar 60-90 menit. Setelah prosedur selesai, pasien dapat kembali ke rumah tanpa melakukan rawat inap.

Baca juga:

Cara Mendapatkan Penis Besar dengan Prosedur Penile Enlargement

Cara Membesarkan Penis Tanpa Obat dalam Waktu Singkat

Teknik Pembesaran Penis dengan Prosedur Operasi

Risiko Pembesaran Penis dengan Operasi

Setiap tindakan bedah pasti memiliki risiko efek samping yang dapat muncul kapan saja. Hal ini pun berlaku bagi prosedur Penile Enlargement. Berikut adalah beberapa risikonya:

  • Nyeri dan memar
  • Infeksi
  • Efek alergi
  • Mual dan muntah
  • Perubahan sensasi pada penis

Agar dapat meminimalisir risiko prosedur, sebaiknya berkonsultasi lebih jelas dengan dokter terkait. Dengan begitu, kalian dapat lebih mempersiapkan diri sebelum operasi. Perlu diingat juga, pilihlah dokter dan klinik kecantikan terpercaya agar prosedur bisa lebih aman.

Lebih Aman Mana, Teknik Pijat atau Operasi?

Kembali pada pembahasan awal, sebenarnya lebih aman mana antara teknik pijat atau metode operasi dalam upaya memperbesar penis. Pada dasarnya, setiap tindakan pasti memiliki risiko dan kekurangannya masing-masing. Namun hal ini dapat diminimalisir dengan cara melakukan tindakan pada tempat yang tepat.

Teknik pijat memang terlihat lebih mudah dan aman, namun hal tersebut juga akan memberi dampak buruk apabila dilakukan dengan salah. Begitu pun dengan tindakan prosedur operasi. Teknik pembesaran penis ini tedengar sangat berbahaya. Namun sebenarnya, penggunaan lemak akan lebih aman karena membuat tubuh lebih mudah beradaptasi.

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *