Tanda Miss V Longgar adalah akan Terjadinya Hal Berikut ini

Operasi Menyempitkan Miss V

Tanda Miss V Longgar – Semakin umur bertambah, organ-organ tubuh juga pasti akan berubah. Entah itu menua, rapuh, dan berkurangnya sifat elastisitas. Salah satu organ tubuh yang terkena dampak akibat penuaan adalah area kewanitaan. Organ intim yang satu ini memang sangat rentan mengalami berbagai permasalahan. Oleh karena itu, wanita harus selalu memperhatikan dan merawat keberadaannya.

Organ intim yang terawat dan sehat juga dapat memengaruhi kehidupan pemiliknya. Ketika organ intim tersebut terawat, tentu pemiliknya akan lebih merasa percaya diri. Selain itu, bagi yang telah bersuami juga akan membuat kehidupan rumah tangga menjadi lebih harmonis. Pentingnya rasa peduli tentang merawat Miss V harus ditumbuhkan sejak dini. Jika tidak dibiasakan, area Miss V akan menimbulkan masalah-masalah yang dapat merugikan pemiliknya. Pada artikel kali ini, Beautylogica Clinic akan membahas informasi seputar area intim kewanitaan. Jadi simak terus artikel ini sampai habis, yaa!

Tanda-tanda Miss V Longgar

Setiap wanita pasti tidak ingin memiliki Miss V yang longgar. Walaupun hal tersebut pasti terjadi, tapi setidaknya kita dapat melakukan upaya pencegahan. Longgarnya organ kewanitaan, dapat disebabkan oleh banyak faktor. Misalnya seperti hubungan seksual, masa persalinan, dll.

Beberapa hal tersebut adalah salah satu contoh yang dapat menurunkan elastisitas otot vagina. Dampaknya, vagina mulai kendur dan tidak seperti saat masih muda dulu. Kendurnya Miss V juga dapat dilihat dari beberapa pertanda, yaitu:

  • Buang air kecil yang tidak terkontrol, terutama saat sedang bersin, batuk, ataupun tertawa lepas.
  • Sulit mendapatkan orgasme.
  • Saat berhubungan intim,  udara yang masuk ke organ kewanitaan lebih banyak.
  • Sulit mencapai kepuasan saat sedang berhubungan intim.

Apabila kalian mengalami beberapa tanda Miss V longgar seperti di atas, sebaiknya segera lakukan upaya-upaya untuk mengencangkannya kembali. Jika ingin lebih efektif, mungkin dibutuhkan konsultasi ataupun tindakan medis yang ditangani oleh para dokter spesialis bedah plastik.

Ciri-ciri Miss V yang Sehat

Miss V yang sehat adalah keinginan setiap orang. Oleh karena itu, banyak para wanita yang rela merawat organ intimnya tersebut dengan biaya yang besar. Hal itu dilakukan demi menjaga area intimnya agar tetap sehat dan menarik. Orang-orang juga perlu memerhatikan tanda Miss V longgar untuk bisa membuatnya kencang kembali. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang ciri-ciri Miss V yang sehat, berikut adalah penjelasannya menurut Beautylogica Clinic:

  1. Keputihan

Salah satu indikator vagina yang sehat dapat dilihat dari cairan vaginanya. Walaupun banyak orang yang beranggapan bahwa keputihan adalah hal yang tidak normal, sebenarnya cairan vagina tersebut adalah bagian alami dari mekanisme pembersihan otomatis yang dilakukan oleh vagina yang sehat.

Cairan keputihan yang normal memiliki karakteristik dengan warna terang dan bertekstur cair, kental dan lengket berwarna putih susu, atau tekstur seperti pasta. Selain itu, cairan vagina yang sehat tidak berbau busuk, tidak mengandung darah atau berdarah, dan tidak terlihat seperti dadih. Cairan vagina yang normal juga tidak disertai rasa gatal.

Keputihan yang harus diwaspadai adalah cairan yang menggumpal berwarna abu-abu, kuning, atau kehijauan. Cairan seperti itu biasanya juga diikuti oleh bau busuk menyengat dan dapat disertai rasa gatal. Kondisi ini dapat menandakan infeksi menular seksual, seperti trichomoniasis atau bacterial vaginosis. Keputihan yang tampak seperti dadih dapat berarti infeksi jamur vagina. Selain memperhatikan soal keputihan, Anda juga harus mengetahui tanda Miss V longgar.

Baca juga: Operasi Mengecilkan Vagina, Ketahui Pantangan Pasca Operasi

  1. Tanda Miss V Longgar dan Tidak SehatVagina

Vagina adalah organ intim kewanitaan berupa lubang kecil di bawah uretra dan klitoris. Meskipun hanya sedikit dari vagina yang dapat dilihat, jika Anda memasukkan jari ke dalamnya, Anda akan menemukan semua jenis alur, seperti “bukit” dan “lembah”. Benjolan ini disebut rugae vagina, dan normal – yang membantu vagina meregang sendiri ketika aktivitas seks dilakukan.

Perbedaan rugae vagina dengan benjolan yang mengindikasikan tidak sehat dalam vagina memerlukan perhatian medis, adalah rasa sakit, tekstur kasar, dan benjolan. Di bagian belakang vagina adalah leher rahim, yang terlihat seperti donat kecil dengan lubang yang sangat kecil di tengah, yang disebut ostium tersebut.

Anda mungkin melihat adanya polip (pertumbuhan daging) menggantung dan menonjol melalui ostium tersebut. Polip ini mudah berdarah, tapi perlu tidak dihapus kecuali mengganggu Anda. Kenali juga tanda Miss V longgar agar Anda bisa melakukan perawatan vagina selanjutnya.

Serviks mungkin memiliki benjolan berisi cairan yang terlihat seperti jerawat. Nodul ini tidak berbahaya, disebut kista Nabothian. Kista Nabothian disebabkan oleh kelenjar lendir dari produsen rahim. Kista ini bisa datang dan pergi, beberapa tahan lama. Kista ini tidak memerlukan pengobatan.

Perhatikan juga dinding vagina Anda. Dalam vagina sehat, dinding dapat bervariasi kondisi – kering untuk sangat basah. vagina cenderung kering sebelum ia mencapai pubertas, selama menyusui, dan setelah menopause, serta sebelum dan setelah menstruasi. Ekosistem dinding vagina akan menjadi basah saat ovulasi, selama kehamilan, dan selama rangsangan seksual. Jika ingin mengecilkan Miss V, usahakan datang ke klinik kecantikan yang berkualitas agar prosedur aman.

Salah satu hal yang paling sering dikeluhkan adalah vagina yang longgar. Hal ini tentu akan membuat pemiliknya menjadi risih dan tidak percaya diri. Oleh karena itu, banyak sekali ramuan dan jenis perawatan yang hadir untuk mengencangkan vagina kembali. Berbeda dengan otot dasar panggul, otot pada area Miss V membutuhkan perlakuan khusus untuk menjadi rapat kembali.

Salah satu penyebab terjadinya vagina terasa longgar adalah seringnya berhubungan seks. Vagina secara alami memang memiliki sifat elastis. Jadi, ketika intensitas hubungan seksual terlalu sering, otomatis otot vagina akan sulit untuk kembali ke bentuknya. Hal ini membuat vagina menjadi terasa lebih longgar, dan jika dibiarkan, hubungan intim pun akan jadi tidak seharmonis dahulu.

Selain karena berhubungan seksual, Miss V juga dapat longgar karena proses persalinan dengan metode normal. Jenis metode ini memang membuat vagina menjadi sangat longgar. Pasalnya, metode yang dilakukan sangatlah alamiah. Oleh sebab itu, upaya untuk memperkuat otot vagina sangat diperlukan bagi ibu yang sehabis melahirkan.

Berikut adalah penjelasan mengenai jenis perawatan untuk Miss V yang longgar:

Baca juga: Cara Memutihkan Vagina Dengan Mudah, Aman dan Sehat

Jenis Perawatan dan Tanda Miss V Longgar

Miss V yang longgar tentu memberi banyak dampak buruk bagi wanita. Misalnya, seperti menurunnya kepuasan saat berhubungan seks bersama pasangan. Longgarnya organ kewanitaan, dapat terjadi karena otot Miss V yang mulai berkurang sifat keelastisitasannya. Apabila dibiarkan, hal ini tentu akan menurunkan kualitas saat berhubungan intim dengan pasangan.

Sifat elastis otot vagina memang tidak bisa dikembalikan secara permanen. Karena pada dasarnya, sifat elastis dari otot memang akan terus berkurang seiring bertambahnya usia. Jadi bagi orang yang telah bersuami, wajar apabila vagina kendur sering dieluhkan. Apalagi jika mereka sudah mengalami proses persalinan. Otot vagina yang mulai kendur, tentu akan berdampak pada hubungan seks yang kurang berkualitas.

Untuk mengatasi permasalahan Miss V yang longgar, Anda harus serahkan ke orang yang memang benar-benar berpengalaman. Salah satu tempat yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah Beautylogica Clinic. Di sini, kami memiliki jenis perawatan yang sangat tepat dan efektif untuk masalah tersebut. Nama perawatan tersebut adalah Vaginoplasty.

Vaginoplasty

Vaginoplasty adalah sebuah tindakan bedah plastik yang bertujuan untuk mengencangkan dan memperbaiki bentuk Vagina. Jenis operasi bedah plastik ini tergolong pada tindakan bedah estetik. Tujuannya adalah untuk membuat vagina agar terlihat lebih kencang dan indah. Vaginoplasty dilakukan dengan cara membuat sayatan pada area bibir vagina. Sayatan ini berfungsi untuk membuang jaringan yang dianggap berlebih. Proses selanjutnya adalah mengencangkan dan dijahit agar tampilannya tampak lebih indah.

Vaginoplasty sangat aman untuk dilakukan karena ditangani oleh dokter spesialis bedah plastik yang berpengalaman dibidangnya. Serta dilengkapi dengan alat dan penunjang lainnya yang bersertifikasi dan FDA Approved. Sehabis melakukan operasi ini, pasien tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan badan selama 4-6 minggu. Apabila Anda sudah merasakan tanda Miss V longgar, segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter bedah plastik di Beautylogica Clinic.

About dr Risa Crisanti

Bidang Bedah Plastik adalah suatu impiannya sejak tamat SMA. dr Risa Crisanti, SpBP-RE yang akrab disapa dengan dr. Risa memulai dengan memasuki sekolah Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) sebagai dokter umum kemudian melanjutkan sekolah spesialis Bedah Plastik di Universitas Indonesia. Beliau pernah mengikuti konfrensi luka bakar di Vienna, Austria dan training bedah plastik selama 3 bulan di Showa University Japan tahun 2015. Dokter yang memiliki hobi traveling dan kuliner ini juga sangat menyukai art yang selalu dikaitkan dengan bidang bedah plastik, menurutnya mendalami bedah plastik adalah sesuatu yang artistik dan unik yang bertujuan sebagai harmonisasi (penyempurnaan) bentuk anggota tubuh secara fisik menjadi lebih indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *