Pantangan Setelah Tanam Benang Hidung yang Wajib Diketahui

Pantangan tanam benang hidung

Pantangan Setelah Tanam Benang Hidung – Memiliki kulit wajah yang kencang dan sehat adalah idaman bagi setiap wanita. Dengan kulit wajah yang kencang, tentu akan membuat seorang wanita tampak awet muda. Selain itu, memiliki wajah yang kencang juga membuat penampilan jauh lebih menarik. Sehingga dalam beraktivitas sehari-hari, orang tersebut akan lebih leluasa dan percaya diri.

Namun, memiliki kulit wajah yang kencang tidaklah bisa bertahan lama. Karena setiap orang, pasti akan mengalami yang namanya penuaan. Selain itu, banyak juga orang yang mengalami tanda penuaan dini. Salah satu dampak dari masalah penuaan adalah kulit wajah yang mulai kendur. Bukan hanya itu saja, kulit yang dibiarkan kendur, juga akan membuat kulit menjadi keriput.

Ketika kondisi kulit mengalami keriput dan kendur, tentu kamu butuh langkah penanganan yang tepat. Hal ini dilakukan tentu untuk menjaga penampilan agar tetap bisa maksimal. Pada beberapa kasus, kulit wajah yang kendur dan keriput akan sangat berdampak bagi seseorang, apalagi jika kondisi seperti terjadi pada wanita yang tergolong berusia muda.

Pada artikel kali ini, klinik kecantikan Beautylogica akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi permasalahan kulit keriput dan kendur. Selain itum kami juga akan membahas mengenai pantangan setelah tanam benang hidung yang mungkin saja bisa terjadi. Tanpa berlama-lama lagi, yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Apa itu Tanam Benang?

Tanam benang atau dalam istilah medisnya Thread Lift adalah sebuah perawatan yang bertujuan untuk mengencangkan kulit dengan media benang. Selain untuk mengencangkan kulit, jenis perawatan ini juga dapat digunakan untuk meremajakan kulit, mengkontur, dan meniruskan wajah. Benang yang digunakan dalam prosedur tindakan Thread Lift, terbuat dari bahan Polydioxanone. Jadi, benang yang digunakan tentu lebih aman dan tidak menimbulkan efek buruk bagi pasien.

Bagaimana Prosedur dari Tanam Benang?

Dalam prosedurnya, tanam benang dimulai dengan tindakan pemberian anestesi terlebih dahulu pada  pasien. Anestesi yang diberikan, terfokus pada area yang ingin dilakukan tindakan saja. Setelah proses pemberian anestesi selesai, barulah proses tanam benang bisa dimulai. Ketika penanaman benang telah selesai dilakukan, area tindakan akan dibersihkan menggunakan alkohol swab. Pasien juga akan diberikan antibiotik ketika proses selesai dilakukan. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 30-60 menit. Lamanya tindakan prosedur, ditentukan juga oleh luas area yang ingin dilakukan tindakan. Selain soal prosedur, kamu juga harus mengetahui tentang pantangan setelah tanam benang hidung. Jadi, simak penjelasannya di akhir artikel, yaa!

Apakan Tanam Benang Aman untuk Dilakukan?

Tanam benang atau Thread Lift merupakan sebuah perawatan yang sangat aman untuk dilakukan. Selain karena dapat membuat hasil yang bagus, tanam benang banyak dipilih orang karena tidak melalui tindakan bedah. Jenis perawatan ini juga harus ditangani langsung oleh dokter berkompetensi khusus, seperti dokter estetika, dokter spesialis kulit, dan dokter spesialis bedah plastik.

Area Mana Saja yang Bisa Ditangani oleh Tanam Benang?

Pada dasarnya, tindakan tanam benang dilakukan khusus pada area wajah saja. Tujuan utamanya adalah untuk mengatasi kulit kendur dan keriput. Namun sebenarnya, tanam benang ini dapat dilakukan pada beberapa area lain, contohnya seperti payudara. Pada area wajah sendiri, tanam benang bisa dilakukan pada area garis alis, rahang, bawah mata, pipi, dahi, dan hidung. Selanjutnya, kami akan membahas tentang apa itu tanam benang hidung dan pantangan setelah tanam benang hidung.

Tanam Benang Hidung

Mungkin dari para Beauties sekalian, masih belum begitu mengetahui jika hidung juga bisa dilakukan tanam benang. Selain untuk mengencangkan kulit, tanam benang pada area hidung juga dapat dilakukan untuk mengkontur. Biasanya, orang melakukan tindakan semacam ini untuk mendapatkan hidung yang lebih mancung.

Secara prosedur, tanam benang hidung memang memiliki tahapan yang sama seperti tanam benang pada umumnya. Namun, jenis perawatan ini lebih digemari karena dapat membuat hidung lebih mancung tanpa harus melalui tahapan Plastic Surgery.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Tanam Benang Hidung

pantangan setelah tanam benang hidung murahBagi kamu yang ingin melakukan tanam benang pada area hidung, sebaiknya mengetahui hal-hal yang harus kamu persiapkan. Selain itu, kamu juga harus mengetahui pantangan setelah tanam benang hidung. Hal ini sangat penting agar sebagai calon pasien, kamu bisa lebih mempersiapkan dirimu dengan baik.

Sebelum melakukan tanam benang pada area hidung, melakukan konsultasi dengan dokter terkait adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Saat kamu sedang berkonsultasi, usahakan untuk menceritakan tentang kondisi kesehatan, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, dan ada atau tidaknya cedera pada area wajah. Hal ini sangat penting demi menjaga keamaanan dan keberhasilan prosedur yang akan dilakukan.

Selain itu, sebelum melakukan tanam benang, kamu juga tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatan yang dapat mengencerkan darah. Tujuannya adalah agar ketika prosedur sedang berjalan, kamu tidak mengalami pendarahan yang hebat.  Lalu, kamu juga tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya peradangan. Contohnya seperti makanan dengan rasa pedas dan berminyak.

Pantangan Setelah Tanam Benang Hidung

Dalam upaya memaksimalkan hasil tanam benang pada area hidung, kamu juga harus mengetahui tentang pantangan-pantangan yang tidak boleh kamu lakukan. Jika tidak diterapkan dengan baik, maka ini akan mengancam atau merusak hasil dari prosedur yang telah dilakukan. Berikut adalah beberapa pantangan tanam benang pada area hidung:

  • Hindari obat atau suplemen pengencer darah

Jangan mengonsumsi obat-obatan karena obat mampu mengencerkan darah. Obat-obatan tersebut juga termasuk suplemen, vitamin E hingga yang mengandung omega 3, dan gingko biloba.

  • Tidak mengkonsumsi makanan yang keras

Pantangan setelah tanam benang hidung selanjutnya adalah tidak mengkonsumsi makanan keras. Setelah tanam benang, maka sebaiknya makan makanan yang empuk saja. Sebab makanan dengan tekstur yang keras dapat berpengaruh pada wajah yang baru di akukan tindakan perawatan.

  • Lindungi kulit dari paparan sinar matahari (UV)

Sebaiknya tak perlu keluar rumah sama sekali setelah perawatan ini. Hal ini setidaknya kamu lakukan selama tiga minggu, karena benang yang ada pada kulit membutuhkan waktu menyatu dengan kulit.

  • Stop penggunaan krim malam

Jika kamu pemakai krim malam, maka hindari sementara selama 1-2 hari setelah tanam benang. Hal ini agar kulit terhindari dari iritasi yang bisa disebabkan oleh krim tersebut.

Ketika semua hal tersebut kamu perhatikan dengan benar, maka prosedur tindakan tanam benang tidak akan rusak, dan hasilnya akan lebih maksimal. Jika kamu merasakan nyeri berlebih atau sejenisnya, segera lakukan kontrol dan konsultasi dengan dokter yang terkait. Pastikan untuk mematuhi pantangan setelah tanam benang hidung agar hasil perawatan tidak mengecewakan.

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *