Operasi Transfer Lemak

Operasi Transfer Lemak – Dalam dunia bedah plastik, sangat banyak jenis operasi yang dapat dilakukan. Bahkan, hampir seluruh bagian tubuh manusia, dapat dilakukan tindakan bedah plastik.

Dari sekian banyak jenis beda plastik yang ada, transfer lemak menjadi salah satu tindakan yang kini kian populer. Pasalnya, tindakan ini dilakukan dengan menggunakan lemak sendiri, sehingga dianggap lebih aman.

Nah, bagi kamu yang ingin tahu lebih lengkap tentang jenis operasi ini, maka artikel ini sangatlah tepat untuk kamu kunjungi. Tanpa berlama-lama lagi, yuk ikuti info lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Operasi Transfer Lemak?

Transfer lemak dikenal juga dengan istilah cangkok lemak, Fat Transfer, atau Fat Grafting. Cara kerja dari operasi ini adalah dengan memindahkan lemak dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya.

Pada dasarnya, operasi transfer lemak digunakan untuk kebutuhan estetika. Artinya, tindakan yang dilakukan berguna untuk menyempurnakan tampilan. Baik itu wajah, payudara, tangan, pinggul, maupun bokong.

Namun baru-baru ini, prosedur Fat Transfer juga telah digunakan sebagai terapi pengobatan. Dilansir dari laman plasticsurgery.org, dokter telah mendokumentasikan manfaat terapeutik dari proses pencangkokan lemak.

Diantaranya adalah untuk penyembuhan luka dan bekas luka, serta memperbaiki kerusakan pada jaringan payudara setelah terapi radiasi dilakukan.

Baca juga:

Sekilas Sejarah Tentang Operasi Transfer Lemak

Informasi lengkap seputar operasi transfer lemak

Prosedur Fat Transfer atau Fat Grafting, pertama kali dilakukan pada akhir abad ke-19. Lebih tepatnya pada tahun 1893. Pada tahun tersebut, seorang ahli bedah asal Jerman, Gustav Neuber, melakukan prosedur transfer lemak dari lengan, ke area orbital (mata).

Prosedur tersebut dilakukan untuk memperbaiki bekas luka, yang terbentuk dari osteomielitis (infeksi tulang). Lalu dua tahun kemudian (1895), dr. Viktor Czerny melakukan prosedur serupa, yang diarahkan pada bagian payudara. Prosedur ini bertujuan untuk membentuk payudara agar menjadi lebih simetris.

Meskipun telah dilakukan, namun prosedur transfer lemak sulit untuk diterima. Bahkan hingga 100 tahun ke depan. Hal ini disebabkan karena banyaknya komplikasi yang muncul, serta tidak memiliki standarisasi yang tepat. Selain itu, kualitas lemak yang tidak konsisten, juga menimbulkan hasil prosedur yang buruk.

Baru setelah tahun 1990-an, ahli bedah plastik asal New York yang bernama Dr. Sydney Coleman, menerbitkan makalah seputar prosedur ini secara lebih rinci. Mulai dari teknik standar untuk ekstraksi, pemrosesan, dan injeksi lemak. Hal ini membuat prosedur operasi transfer lemak kian populer, dan diterima masyarakat.

Prosedur Operasi Transfer Lemak

Ada empat tahapan utama dalam melakukan prosedur transfer lemak. Namun sebelum tindakan dilakukan, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli bedah yang terkait. Hal ini berguna untuk menentukan kelayakan dan keamanan prosedur nantinya.

Berikut adalah tahapan prosedur dari operasi transfer lemak:

  • Anestesi

Proses transfer lemak dapat dilakukan dengan anestesi umum ataupun anestesi lokal. Hal ini tergantung dari area tindakan, daya tahan pasien, serta rekomendasi dari ahli bedah yang bersangkutan.

  • Pengambilan Lemak

Dokter akan membuat sayatan kecil pada area donor sebagai jalur untuk pengambilan lemak. Ketika jalur telah dibuat, dokter akan mengambil lemak tersebut sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu dokter akan kembali menutupnya dengan teknik jahitan.

  • Pemrosesan Lemak

Ketika lemak telah diambil, nantinya lemak tersebut akan diproses lebih lanjut. Pemrosesan meliputi pemisahan lemak dari darah dan berbagai cairan lainnya. Hal ini dilakukan dengan peralatan khusus.

  • Penyuntikan Lemak

Setelah hasil pemrosesan lemak didapat, barulah dokter akan menyuntiknya ke area tindakan. Umumnya, proses ini tidak memerlukan jahitan untuk menutup bekas luka.

Prosedur operasi transfer lemak, umumnya membutuhkan waktu sekitar beberapa jam. Lamanya waktu prosedur, ditentukan juga oleh luas area tindakan, serta jumlah lemak yang ingin dipindahkan.

Baca juga:

Bagian Tubuh yang Dapat Dilakukan Transfer Lemak Beserta Manfaatnya

Bagian Tubuh yang Dapat di Transfer Lemak

Ada beberapa bagian tubuh yang bisa mendapat tindakan transfer lemak. Berikut adalah penjelasan lengkap beserta dengan manfaat-manfaatnya:

Transfer Lemak ke Wajah

Prosedur transfer lemak ke wajah, dilakukan sekitar 10cc – 100cc. Ada beberapa manfaat yang bisa didapat, yaitu:

  • Menambah volume pada area wajah yang cekung.
  • Mengatasi kerutan seperti di area bawah mata.
  • Menciptakan tampilan tulang pipi yang lebih tinggi.
  • Memperbaiki bekas luka.
  • Memperbaiki tekstur dan penampilan kulit wajah.

Transfer Lemak ke Payudara

Operasi transfer lemak ke payudara, dilakukan sekitar 25cc – 400cc pada setiap bagiannya. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat:

  • Memperbesar ukuran payudara.
  • Membuat payudara menjadi lebih simetris.
  • Memperbaiki kerusakan jaringan akibat radiasi.
  • Memperbaiki bekas luka akibat rekonstruksi payudara.

Transfer Lemak ke Tangan atau Kaki

Transfer lemak yang dilakukan pada area tangan atau kaki, biasanya hanya sekitar 5cc – 10cc. Berikut adalah manfaatnya:

  • Meremajakan tampilan.
  • Mengatasi kerutan.
  • Menambah volume.
  • Memberi bantalan tambahan bagi kaki yang kurus.

Transfer Lemak ke Pinggul

Pada area pinggul, lemak yang ditransfer 100cc – 300c pada tiap sisi. Berikut adalah manfaat yang bisa didapatkan:

  • Memperbesar ukuran pinggul.
  • Membuat tampilan pinggul yang lebih proporsional.

Transfer Lemak ke Bokong

Transfer lemak ke bokong, biasanya dilakukan hingga sekitar 200cc – 1.300cc lebih. Jumlah tersebut juga untuk masing-masing bagian bokong. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat.

  • Memperbesar dan menambah volume ukuran bokong.
  • Mempertegas bentuk bokong.
  • Mengangkat bokong agar terlihat lebih kencang.

Kandidat Operasi Transfer Lemak

Ada beberapa kriteria khusus bagi siapa saja yang ingin menjalani prosedur transfer lemak. Berikut adalah diantaranya:

  • Memiliki berat badan ideal atau setidaknya mendekati.
  • Tubuh sedang dalam kondisi yang sehat.
  • Tidak merokok atau setidaknya berhenti merokok selama dua minggu sebelum tindakan.
  • Memiliki cukup lemak terutama pada area donor.
  • Memiliki ekspektasi yang realistis terhadap tindakan operasi.

Beberapa kriteria di atas sangat bisa untuk kamu jadikan acuan. Namun untuk lebih tepat, pastikan juga untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli bedah yang terkait.

Baca juga:

Apakah Operasi Transfer Lemak Memberikan Hasil yang Permanen?

Operasi Cangkok Lemak

Hasil yang didapat dari prosedur Fat Transfer bersifat permanen. Namun perlu diketahui, tidak semua lemak yang ditransfer akan bertahan seutuhnya. Pasalnya, dibutuhkan waktu sekitar beberapa bulan, agar sel lemak dapat beradaptasi dan mengembangkan suplai darah baru.

Oleh karena itu, biasanya jumlah lemak yang permanen akan lebih sedikit dari total yang disuntikkan. Jadi untuk mendapatkan volume yang sesuai dengan keinginan, pastikan untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter.

Risiko Transfer Lemak

Pada dasarnya, transfer lemak adalah sebuah operasi yang aman. Saat ditangani oleh ahli bedah terbaik dan berpengalaman, tentu risiko akibat prosedur akan lebih terminimalisir.

Meskipun begitu, transfer lemak tetaplah merupakan sebuah tindakan bedah. Kita tahu bahwa setiap tindakan bedah pasti memiliki risiko. Untuk transfer lemak sendiri, berikut adalah beberapa risiko yang mungkin muncul:

  • Mengalami pendarahan.
  • Timbul kemerahan dan memar.
  • Emboli lemak.
  • Penumpukan cairan di bawah lemak.
  • Lemak tidak berhasil dicangkok.
  • Muncul bekas luka.
  • Hasil tidak sesuai dengan ekspektasi.

Agar beberapa risiko di atas dapat diredam, pastikan tubuh sedang berada dalam kondisi yang sehat. Dengan begitu, tindakan prosedur akan lebih aman, dan tingkat keberhasilan akan menjadi lebih tinggi.

Hubungi Dokter Jika Kondisi ini Muncul!

Masih berkaitan dengan risiko dari operasi transfer lemak, beberapa gejala mungkin membutuhkan penanganan khusus dari dokter yang terkait. Oleh karena itu, pasien wajib mengetahui gejala-gejalanya, agar mendapat penanganan dengan waktu yang tepat. Berikut adalah beberapa gejalanya:

  • Tubuh mengalami demam tinggi.
  • Pusing yang tak kunjung hilang.
  • Mengalami pendarahan secara berlebih.
  • Kemerahan dan timbul sensasi panas pada area sayatan.
  • Mual dan muntah-muntah yang tidak wajar.
  • Adanya kebocoran cairan pada area sayatan.

Baca juga:

Biaya Operasi Transfer Lemak

Info Lengkap Seputar Fat Transfer

Biaya yang dibutuhkan untuk transfer lemak sangatlah bervariasi. Sebab, harga yang dihitung akan menyesuaikan dari area yang dilakukan. Artinya, setiap area tindakan memiliki harga yang berbeda-beda. Di tiap klinik bedah plastik pun, pasti memiliki standarisasi harganya masing-masing.

Dilansir dari laman nhs.uk, biaya transfer lemak berkisar antara £2.000 dan £8.000. Biaya tambahan pun masih sangat mungkin untuk muncul. Biasanya hal ini terjadi karena adanya biaya konsultasi, perawatan pasca prosedur, dan sesi perawatan lebih lanjut.

Dari beberapa riset yang telah kami lakukan, biaya transfer lemak di Indonesia pun tak jauh berbeda. Berikut adalah rincian harga kisarannya:

  • Transfer lemak ke wajah (small area) : Rp15.000.000
  • Transfer lemak ke wajah (full area) : Rp30.000.000
  • Transfer lemak ke payudara : Rp55.000.000
  • Transfer lemak ke bokong : Rp75.000.000

Rekomendasi Klinik Kecantikan Terbaik untuk Transfer Lemak

Untuk melakukan operasi transfer lemak, kamu bisa pergi ke klinik kecantikan yang menyediakan jasa bedah plastik, ataupun rumah sakit tertentu. Di Indonesia sendiri, tidak banyak klinik kecantikan yang menyediakan jasa operasi ini.

Nah, salah satu tempat yang dapat kamu pilih adalah Beautylogica Clinic. Memiliki pengalaman lebih dari lima tahun di dunia kecantikan, membuat Beautylogica telah dipercaya oleh ratusan pasien tindakan bedah plastik.

Beautylogica Clinic juga menghadirkan pada dokter spesialis bedah plastik yang ahli dan berpengalaman. Selain itu, pelayanan yang berorientasi terhadap kepuasan pasien pun selalu diutamakan. Jadi kamu tak perlu lagi soal kualitas dan kredibilitas yang dimiliki oleh Beautylogica.

Untuk melakukan tindakan bedah plastik, kamu bisa pergi ke Beautylogica yang berada di cabang Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Bandung, dan Medan. Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut seputar operasi sedot lemak, silahkan hubungi kami di nomor 0819 0500 0000.

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.