Operasi Kelopak Mata: Pengertian, Prosedur, & Risiko

Operasi Kelopak Mata: Pengertian, Prosedur, & Risiko

Operasi Kelopak Mata – Mata adalah salah satu bagian tubuh yang sangat mempengaruhi penampilan. Pasalnya, mata dapat memancarkan suatu aura keindahan apabila kesehatannya terjaga, dan penampilannya menarik. Oleh sebab itu, sangat penting untuk kalian menjaga dan merawat penampilan mata kalian.

Salah satu hal yang diperhatikan dari mata adalah bentuk kelopak mata. Semakin indah bentuk kelopak mata, tentu akan membuat pemiliknya jadi lebih percaya diri. Namun, kondisi kelopak mata tidaklah bisa fit selamanya. Ada banyak faktor yang membuat bentuk dan kondisi kelopak mata jadi berkurang keindahannya.

Salah satu faktor yang membuat kelopak mata menjadi kurang indah adalah usia. Hal ini memang wajar, karena seiring bertambahnya usia, jaringan di kelopak mata akan melemah dan berkurang elastisitasnya. Oleh sebab itu, tidak sedikit orang memutuskan untuk melakukan operasi kelopak mata agar tampilan matanya tetap terlihat menarik dan cantik.

Pengertian Operasi Kelopak Mata

Operasi kelopak mata atau yang biasa disebut dengan operasi lipatan mata adalah salah satu jenis tindakan bedah plastik. Dalam istilah medis, tindakan bedah plastik ini disebut dengan nama Blepharoplasty.

Blepharoplasty sendiri merupakan sebuah operasi plastik yang bertujuan untuk menghilangkan jaringan kulit atau lemak pada area kelopak mata. Jika dilihat dari segi estetika, tentu hal ini bertujuan untuk mempercantik penampilan. Namun bagi segi kesehatan, ada pula orang yang melakukan bedah plastik ini untuk memperbaiki luas pandangan.

Prosedur Blepharoplasty

Prosedur dari Blepharoplasty sendiri dilakukan dengan melakukan tindakan anestesi terlebih dahulu. Anestesi ini, dilakukan pada area sekitar mata. Pada umumnya, orang yang melakukan Blepharoplasty akan menggunakan bius total.

Setelah proses anestesi dilakukan, barulah tindakan untuk membuat sayatan dimulai. Sayatan ini berfungsi untuk membuang jaringan kulit berlebih, atau menghilangkan lemak pada area tersebut. Ketika sudah, area tersebut akan direkatkan kembali dengan cara dijahit.

Jahitan yang berfungsi untuk merekatkan ini biasanya bertahan dalam kurun waktu tiga hari sampai satu minggu. Dalam menjalankan prosedurnya, biasanya dokter bedah plastik membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

Karena termasuk ke dalam tindakan bedah, Blepharoplasty membutuhkan waktu down time recovery, atau masa penyembuhan. Sebab, setelah prosedur dilakukan biasanya akan timbul efek kemerahan, dan pembengkakan pada area tindakan.  Namun kamu tak perlu khawatir, umumnya efek ini akan mereda dalam kurun waktu satu minggu ketika pelepasan jahitan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Blepharoplasty

Bagi kamu yang ingin melakukan operasi kelopak mata, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Hal ini penting untuk melancarkan tindakan ketika prosedur dilakukan. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ketika prosedur dimulai. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Konsultasi

Melakukan konsultasi sebelum prosedur bedah plastik dilakukan adalah sebuah hal yang wajib. Sebisa mungkin, ceritakan semua tentang riwayat kesehatanmu. Contohnya seperti riwayat penyakit, alergi, hingga obat-obatan yang telah atau sedang kamu konsumsi.

Pastikan juga jika kamu ingin berkonsultasi, lakukanlah di klinik kecantikan yang memiliki kualitas terbaik. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar ketika tindakan bedah plastik dilakukan, kamu bisa mendapat penanganan yang profesional, dan berkualitas.

  1. Hentikan Kebiasaan Merokok

Salah satu hal yang perlu kamu perhatikan lagi adalah hentikan kebiasaan merokokmu. Hal ini penting karena untuk membantu proses penyembuhan luka berjalan dengan lebih cepat. Dengan berhenti merokok, kamu juga mengurangi risiko iritasi yang sering terjadi pada mata.

  1. Hentikan Penggunaan Obat Tertentu

Bagi kamu yang ingin melakukan operasi kelopak mata, sebaiknya hentikan konsumsi obat-obatan yang dapat mengencerkan darah. Lakukan hal ini setidaknya dua minggu sebelum prosedur bedah dilakukan. Contoh obat-obatan yang harus kamu hindari sebelum prosedur Blepharoplasty dimulai adalah Aspirin, Ibuprofen, dan obat pengencer darah lainnya.

  1. Cek Fisik

Cek fisik yang dimaksud di sini adalah khusus pada area mata. Cek fisik yang biasanya dilakukan pada area mata, bertujuan untuk mengetahui ukuran kelopak mata, tes penglihatan, dan tes produksi air mata. Dengan memotret area mata dari berbagai sisi, nantinya kamu jadi dapat mengetahui perbedaan yang telah terjadi pada kelopak matamu.

Risiko dari Blepharoplasty (Operasi Kelopak Mata)

Pada dasarnya, setiap tindakan medis atau bedah pasti memiliki risiko dan efek samping yang ada di belakangnya. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Tinggal bagaimana kita memilih kualitas praktisi medis agar prosedurnya aman.

Untuk Blepharoplasty sendiri, risiko yang mungkin saja akan muncul adalah sebagai berikut:

  • Luka & infeksi pada area tindakan
  • Pendarahan
  • Mata sulit tertutup
  • Muncul jaringan parut
  • Cedera otot mata
  • Mata kering
  • Iritasi mata
  • Perubahan warna pada kelopak mata

Beberapa risiko yang telah disebutkan di atas, memang mungkin saja terjadi. Namun persentase terjadinya sangat jarang. Oleh sebab itu, pilihlah dokter bedah plastik yang berpengalaman dibidangnya. Hal ini tentu saja untuk mendapatkan tindakan prosedur yang aman, dan mengurangi kemunculan risiko pada tindakan prosedur.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sesudah Prosedur Blepharoplasty Dilakukan

Setelah tindakan prosedur dari operasi kelopak mata dilakukan, ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan. Sebab, biasanya setelah tindakan bedah dilakukan, kamu akan merasakan sakit pada area tindakan. Selain itu, mata akan jadi lebih sensitif, dan pembengkakan mungkin juga akan terjadi.

Untuk menyiasati hal tersebut, berikut adalah beberapa tips dari Beautylogica Clinic:

  • Kompres area mata dengan handuk dingin
  • Bersihkan kelopak mata secara perlahan
  • Gunakan obat tetes sesuai resep dokter
  • Berikan pelindung mata jika keluar rumah (kacamata, dll)
  • Hindari penggunaan obat pengencer darah
  • Hindari aktivitas berat

Bagi kamu yang ingin proses penyembuhan berjalan dengan lebih aman, jangan lupa untuk terus berkonsultasi dengan dokter. Hal ini penting untuk mendapatkan rekomendasi treatment merawat kelopak mata.

Jika kamu ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal, kamu bisa memilih Beautylogica Clinic sebagai tujuan utama. Dengan melakukan Blepharoplasty di Beautylogica Clinic, kamu akan mendapatkan perawatan langsung dari dokter bedah plastik terbaik. Jadi kamu tidak perlu khawatir operasi kelopak mata yang kamu lakukan akan gagal.

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *