Kelebihan Bibir Tebal bagi Para Wanita

Filler Bibir Kylie Jenner

Kelebihan Bibir Tebal – Tiap wanita pasti menginginkan wajahnya tampil sempurna. Hal ini wajar, mengingat wanita memang selalu ingin tampil cantik, apalagi ketika tampil di muka umum. Oleh sebab itu, berbagai perawatan pun dilakoni oleh para wanita, demi menjaga kecantikan wajahnya.

Salah satu bagian wajah yang memiliki peranan penting bagi kecantikan wanita adalah bibir. Bukan hanya untuk menguatkan ekspresi wajah, namun bibir  juga berperan penting bagi keselarasan bentuk wajah.

Jenis-jenis bibir pun beragam. Tren kecantikan wanita pun sering berganti-ganti. Saat ini, tren bibir tebal juga menjadi salah satu stereotip kecantikan bagi para wanita muda. Hal ini pun didukung oleh berbagai public figure yang identik dengan bibir tebalnya.

Kelebihan Bibir Tebal bagi Para Wanita

Tren bibir tebal menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para wanita. Pasalnya, bibir dengan volume yang lebih tebal dianggap lebih menarik, dan dapat membuat seseorang tampil dengan lebih cantik. Selain itu, bibir tebal juga dapat meninggalkan kesan sensual bagi para pemiliknya.

Salah satu artis yang terkenal akan bibir tebalnya adalah Kylie Jenner. Artis Hollywood ini menjadi salah satu stereotip bibir cantik dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, wanita kelahiran 10 Agustus 1997 ini dianggap memiliki bibir yang sangat cantik dan sexy.

Pada sebuah penilitian yang dipublikasikan di jurnal Vision Research tahun 2010 mengungkapkan bahwa, seorang wanita dengan bibir yang tebal memiliki potensi lebih besar untuk berpasangan. Jadi, wanita dengan bibir tebal dianggap lebih menarik ketimbang wanita dengan bibir tipis pada saat itu.

Baca juga: Harga Filler Bibir di Beautylogica, Ketahui Selengkapnya di Sini!

Kelebihan bibir tebal - Marilyn MonroeTren bibir tebal sendiri sebenarnya telah ada sejak lama. Pada tahun 1950-an, dengan bibir tebalnya artis Marilyn Monroe didaulat sebagai simbol sensualitas. Hal ini mendobrak dan menjadi masa transisi pemikiran budaya Amerika terkait dengan seks dan wanita. Hal ini juga menjadi salah satu kelebihan bibir tebal bagi para wanita pada era tersebut.

Pada tahun 50-an, jumlah pria lebih sedikit dibanding wanita. Hal ini disebabkan oleh kondisi perang di tahun-tahun sebelumnya. Jadi, secara tidak langsung ada kompetisi ketat untuk mendapatkan pria pada masa tersebut. Selain itu, bagi mereka yang telah memiliki pasangan, mereka juga harus mempersiapkan diri agar pasangannya tidak berpaling.

Hal tersebut membuat para wanita berupaya sebisa mungkin demi mendapatkan, dan menjaga pasangannya. Pada era tersebut, wanita akan membuat dirinya terlihat mampu bercinta, dan bahkan membuat dirinya akan selalu terlihat menikmatinya. Menurut Jamie Gordon, seorang Antropolog, bentuk bibir tebal-lah yang dapat mengungkapkan hal tersebut.

Pada era tersebut, keinginan untuk memiliki bibir tebal bukan hanya diinginkan oleh para wanita muda, namun juga digemari oleh para wanita yang tak lagi berusia muda. Hal ini terjadi karena semakin bertambahnya usia, bibir seseorang akan menjadi lebih tipis. Wanita yang telah berusia, mengganggap bibir tebal dapat merepresentasikan seksualitas yang mereka punya.

Bibir Tebal dan Bibir Tipis,  Lebih Bagus Mana?

Perbandingan antara bibir tebal dan bibir tipis memang sangat sering terjadi. Apalagi bagi para wanita yang sangat antusias terhadap dunia kecantikan. Hal ini pun tak jarang mengundang perdebatan yang tak berujung.

Pada dasarnya, bibir tebal dan tipis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika kelebihan bibir tebal dianggap lebih sexy dan sensual, maka bibir tipis lebih meninggalkan kesan imut bagi para pemiliknya.

Perbedaan pandangan ini juga diakibatkan oleh kiblat atau stereotip kecantikan yang dimiliki oleh seorang wanita. Pada umumnya, bibir tebal pada seorang wanita lebih mengarah pada tren atau kebudayaan orang barat, seperti orang Amerika dan Eropa. Sebaliknya, bibir tipis yang diidolakan oleh para wanita, juga dampak dari tren yang ada di negara-negara Asia, contohnya seperti Korea dan Thailand.

Jadi ketika kamu memusingkan antara kedua jenis bibir ini, tentu tidak akan ada habisnya. Hal yang terpenting adalah bagaimana kesan yang ingin kamu dapatkan dengan bibirmu. Lalu lakukanlah upaya-upaya untuk mendapatkannya.

Baca juga: Koreksi Bentuk Bibir dengan Permanen? Begini Caranya!

Cara Membuat Bibir Tebal dengan Dermal Filler

Kelebihan Bibir Tebal bagi para WanitaUpaya untuk mendapatkan bibir yang lebih bervolume sangatlah beragam, Namun yang paling terkenal adalah dengan melakukan injeksi Filler. Jenis perawatan yang satu ini memang sangat terkenal, dan bahkan memiliki manfaat yang sangat beragam. Salah satunya adalah memberikan kelebihan bibir tebal, yaitu kesan sexy dan sensual.

Dermal Filler tidak hanya dapat dilakukan pada area bibir, namun bisa juga diterapkan pada area hidung, kantung mata, garis senyum, dll. Pada dasarnya, tujuan utama dari Filler adalah untuk menambahkan volume pada bagian tubuh tertentu.

Dalam upaya menambahkan volume, Filler menggunakan sebuah zat yang bernama Asam Hyaluronat. Zat ini sebenarnya sudah secara alami ada pada tubuh manusia. Namun seiring perkembangan zaman, zat ini dapat dibuat untuk keperluan-keperluan tertentu. Salah satunya adalah untuk perawatan Filler.

Asam Hyaluronat pada Dermal Filler bentuknya menyerupai gel. Zat sintetis ini nantinya akan dimasukkan ke dalam tubuh melalui teknik injeksi (suntik). Jadi, apabila tujuannya adalah untuk menebalkan bibir, maka area yang disuntik adalah bibir.

Prosedur Dermal Filler untuk Menebalkan Bibir

Dermal Filler adalah sebuah perawatan yang sangat aman untuk dilakukan. Jenis perawatan estetik ini dapat ditemukan apabila kamu mengunjungi klinik kecantikan. Bahkan, artis sekelas Kylie Jenner pun melakukan Filler untuk menebalkan bibirnya. Jenis perawatan ini hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Hal yang harus kamu ketahui adalah Filler hanya boleh ditangani langsung oleh dokter estetika, dokter kulit, dan dokter spesialis bedah plastik.

Penanganan langsung oleh dokter dengan kompetensi khusus sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, filler membutuhkan dosis yang tepat agar bisa memberikan hasil maksimal. Selain untuk kelebihan bibir tebal, tentu penanganan oleh dokter spesialis akan membuat prosedur berjalan lebih aman. Untuk mengetahui lebih jelas tentang prosedurnya, simak beberapa poin berikut:

  • Area tindakan akan dibersihkan
  • Pemberian krim anestesi dengan cara dioleskan
  • Setelah anestesi bekerja, wajah akan dibersihkan kembali
  • Dokter akan memilihkan jenis Filler sesuai dengan area tindakan
  • Area tindakan akan disinfeksi menggunakan alkohol swab
  • Proses injeksi Filler
  • Pembersihan area injeksi dengan kapas alkohol

Dermal Filler sangat efektif dalam membuat bibir menjadi lebih bervolume. Namun, harus kamu ketahui bahwa perawatan ini tidaklah memberikan hasil yang permanen. Jadi ketika masanya habis, maka disarankan untuk melakukan injeksi ulang.

Biasanya, Dermal Filler dapat bertahan hingga satu tahun. Hal ini pun berkaitan dengan bagaimana pasien merawat area tindakannya. Untuk itu, sangat penting untuk melakukan saran-saran yang diberikan dokter, agar injeksi Filler dapat bertahan maksimal. Kamu juga perlu berkonsultasi lebih mendalam terkait kelebihan bibir tebal dengan dokter terkait.

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *