Cara Menghapus Tato Permanen dengan Laser

Cara Menghapus Tato Permanen – Pada zaman modern seperti sekarang ini, sudah banyak orang yang mulai berani membuat tato pada tubuhnya. Bukan hanya seorang seniman, namun berbagai kalangan sudah mulai berani mengekspreksikan dirinya dengan media tato. Pembuatan tato pun beragam, ada yang hanya sekedar temporer, hingga permanen.

Pada dasarnya, cara kerja dari pembuatan tato adalah memasukkan tinta ke dalam lapisan kulit dengan menggunakan jarum.  Dari kacamata medis, hal ini tentu memiliki risiko terhadap kesehatan. Sebab, benda asing yang belum teruji kesehatan dan kebersihannya, dapat merusak kestabilan pada organ tubuh. Apalagi penggunaan alat yang bergantian dan tidak steril. Hal ini tentu akan membuat risiko mengancam kesehatan lebih tinggi.

Bagi kamu yang telah membuat tato pada bagian tubuhmu, sebaiknya pertimbangkan cara menghapus tato permanen. Hal ini penting agar kondisi kesehatanmu tidak terganggu. Namun, bagi kamu yang baru ingin mencoba membuat tato, sebaiknya ketahui dulu risiko-risiko yang mungkin saja bisa kamu alami.

Risiko Pembuatan Tato dari Kacamata Medis

cara menghapus tato permanen dengan laser di Klinik KecantikanSeperti yang sudah disinggung sebelumnya, pembuatan tato banyak memiliki risiko bagi kesehatan. Dari kacamata medis, pembuatan tato dapat menimbulkan berbagai penyakit. Berikut adalah penjelasan tentang risiko pembuatan tato dari dokter spesialis di klinik kecantikan Beautylogica:

  1. Infeksi Kulit

Saat pembuatan tato dilakukan, umumnya akan menimbulkan rasa sakit. Pasalnya, para pembuat tato tidak memberikan anestesi terlebih dahulu pada pelanggannya. Selain itu, jika tidak ditangani dengan prosedur yang benar, risiko terjadinya infeksi pada kulit sangat mungkin untuk terjadi.

Infeksi kulit pada saat pembuatan tato, biasanya disebabkan oleh penggunaan jarum yang tidak steril. Selain itu, tinta yang digunakan dalam membuat tato, juga berisiko menyimpan bakteri jahat yang tidak baik untuk kesehatan kulit. Oleh sebab itu, banyak orang yang telah bertato lebih dulu, mencari tahu tentang cara menghapus tato permanen agar kondisinya kembali normal.

Tanda kulit terinfeksi karena prosedur pembuatan tato, biasanya bisa dilihat dari ruam berwarna kemerahan. Biasanya, ruam kemerahan ini akan muncul pada sekitar area tubuh yang dibuat tato. Selain itu, demam juga berpotensi muncul pada orang baru melalui prosedur pembuatan tato. Jika kamu adalah salah satunya, maka dibutuhkan penanganan medis lebih lanjut dengan memberi obat antibiotik.

  1. Tetanus

Penggunaan alat dan prosedur yang tidak sehat, juga dapat menimbulkan tetanus bagi orang yang telah membuat tato. Umumnya, tetanus terjadi lantaran jarum yang digunakan tidak steril dan mengandung bakteri. Ketika prosedur dilakukan, bakteri yang ada pada jarum akan ikut masuk ke dalam kulit, dan menimbulkan infeksi pada area tersebut.

  1. Alergi

Alergi adalah salah satu risiko yang mungkin dapat muncul akibat proses pembuatan tato. Pada dasarnya, reaksi alergi akibat pembuatan tato disebabkan oleh zat pewarna yang ada dalam tinta. Beberapa warna tinta yang sering menimbulkan alergi pada kulit adalah merah, kuning, hijau, dan biru. Tanda alergi biasanya ditandai dengan adanya gatal dan ruam pada area kulit.

  1. HIV

Cara menghapus tato permanen sangat penting untuk kamu ketahui. Pasalnya, hal ini sangat berguna untuk mengembalikan penampilan kulitmu agar seperti semula. Pembuatan tato yang tidak dilakukan oleh profesional, biasanya kurang memperhatikan prosedur keamanan dan kesehatan berlaku. Hal ini tentu dapat menimbulkan petaka di kemudian hari. Salah satunya adalah terinfeksi penyakit HIV.

Pada beberapa kasus, banyak beredar kabar bahwa HIV menyebar akibat proses pembuatan tato. Hal ini disebabkan oleh penggunaan jarum yang tidak steril dan bekas dipakai orang lain. Saat proses pembuatan tato berlangsung, jarum bertugas untuk memasukkan tinta ke dalam kulit. Hal ini tentu akan membuat kulit menjadi luka, dan tidak jarang menimbulkan pendarahan. Kondisi seperti inilah yang dapat meningkatkan risiko tersebarnya virus HIV pada orang yang membuat tato.

  1. Luka Jaringan Parut

Salah satu risiko yang muncul akibat pembuatan tato berikutnya adalah munculnya luka jaringan parut pada kulit. Jaringan parut adalah sebuah luka dengan tekstur menonjol pada kulit. Luka seperti ini, biasa juga disebut dengan nama keloid. Dilihat dari sisi estetika, benjolan seperti ini tentu akan sangat merusak  penampilan kulit. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari pembuatan tato yang dilakukan dengan prosedur kurang sehat.

Cara Menghapus Tato Permanen dengan Laser

cara menghapus tato permanen dengan laser di JakartaPada saat ini, upaya menghapus tato nampaknya semakin ramai diperbincangkan. Biasanya, hal ini disebabkan oleh faktor umur, maupun faktor estetika pada tubuh. Jika kamu adalah salah satu orang yang ingin menghapus tato, maka artikel ini sangat tepat bagi kamu.

Upaya menghapus tato, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun pada umumnya, cara tradisional akan meninggalkan bekas luka yang merusak keindahan kulit. Oleh sebab itu, kamu harus menggunakan metode modern yang dapat dilakukan dengan aman, nyaman, dan tidak meninggalkan bekas luka.

Salah satu cara menghapus tato permanen yang dapat dilakukan dengan efektif adalah menggunakan metode laser. Dengan metode ini, kamu bisa memudarkan tato permanen pada kulitmu dengan lebih efektif. Salah satu tempat yang menyediakan perawatan semacam ini adalah Beautylogica Clinic. Mau tahu lebih banyak tentang perawatan ini? Yuk simak penjelasannya di bawah ini:

Laser Tattoo

Di Beautylogica Clinic, jenis perawatan untuk menghilangkan tato bernama Laser Tattoo. Seperti namanya, perawatan ini memanfaatkan energi panas dari pancaran sinar laser. Cara kerja dari jenis perawatan ini adalah dengan menembakkan sinar laser pada area tubuh yang bertato. Sinar laser yang ditembakkan, berfungsi untuk memecah tinta tato yang ada pada jaringan kulit.

Dengan tembakkan sinar laser, lama kelamaan tinta yang ada pada tato, akan terpencar dan terserap oleh kulit tubuh. Jika dilakukan secara rutin, tato akan lebih tersamarkan, dan lama kelamaan akan hilang. Oleh sebab itu, cara menghapus tato permanen dengan laser membutuhkan beberapa sesi pengulangan.

Pada umumnya, Laser Tattoo dapat menangani tato dengan ukuran 10 x 10 cm. Jika tato yang kamu miliki lebih dari ukuran tersebut, biasanya akan dilakukan tambahan treatment agar lebih maksimal. Jenis perawatan ini, biasanya membutuhkan sampai 4 kali pengulangan untuk hasil yang memuaskan. Pengulangan treatment ini umumnya dilakukan dalam kurun waktu satu bulan sekali.

Jumlah pengulangan treatment yang sudah disebutkan di atas, tidak bisa disamaratakan oleh pasien satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan karena kondisi tato setiap orang pasti berbeda-beda, contohnya dari segi ukuran dan warna. Faktor inilah yang membuat setiap orang memiliki jumlah pengulangan treatment yang berbeda-beda.

Jenis Perawatan untuk Menghilangkan Luka Bekas Tato Permanen

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tato permanen dapat menimbulkan bekas luka yang disebut dengan keloid. Jika bekas luka semacam ini dibiarkan, tentu akan sangat merusak penampilan kulit. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan perawatan dengan nama Cortisore Injection. Dengan melakukan perawatan ini, cara menghapus tato permanen yang telah kamu lakukan, tentu tidak akan sia-sia.

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *