Cara Membesarkan Penis dengan Pijat Vs Operasi

Cara Membesarkan Penis dengan Pijat Vs Operasi

Cara Membesarkan Penis – Ukuran alat vital merupakan sebuah hal yang sensitif bagi para pria. Sebab, ukuran alat vital pria dianggap sebagai salah satu faktor penentu dalam kepuasan seksual. Walaupun masih ada faktor lain, namun tetap saja ukuran akan memengaruhi kepercayaan diri seorang pria.

Oleh karena itu, tak jarang ditemukan bahwa pria ingin memperbesar ukuran Mr. P mereka. Berbicara mengenai upaya membesarkan penis, hal tersebut memang sangat mungkin untuk dilakukan. Ada beberapa cara yang dianggap efektif dalam membuat ukuran penis menjadi lebih besar.

Pada artikel kali ini, kami akan membandingkan dua cara membesarkan penis yang paling sering terdengar di publik. Cara tersebut adalah dengan teknik pemijatan, dan prosedur operasi. Untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasan berikut ini:

Cara Membesarkan Penis

Upaya untuk membesarkan penis, sebenarnya dapat dilakukan dengan banyak cara. Misalnya seperti menggunakan obat,  teknik pemijatan, dan bahkan dengan operasi. Pada dasarnya, tujuan utama dari membesarkan penis adalah untuk kepuasan diri, serta alasan estetika.

Alasan lain untuk memperbesar alat vital, biasanya dilakukan untuk menormalkan fungsi dari penis itu sendiri. Untuk lebih jelas, pembahasan tentang cara memperbesar ukuran penis akan kita bagi menjadi dua bagian. Mari simak penjelasannya di bawah ini:

Memperbesar Penis dengan Teknik Pemijatan

Memperbesar ukuran penis dengan pemijatan, memang mungkin untuk dilakukan. Namun, kalian harus tetap berhati-hati jika ingin melakukannya. Sebab, apabila teknik pemijatan salah, bukan tidak mungkin penis akan menjadi luka, dan mengalami kerusakan.

Lalu, bagaimana teknik pemijatan penis dilakukan? Berikut adalah cara-caranya:

  • Peganglah kepala penis dengan perlahan.
  • Tarik penis ke arah atas dengan menggunakan ibu jari. Lakukan ini sekitar 10 detik.
  • Tarik penis ke arah kiri selama 10 detik, berikan tekanan pada pangkal penis di sisi kanan.
  • Kembali ulangi langkah di atas, namun dengan arah yang berbeda (kanan).
  • Tekan pada area di sekitar pangkal penis secara bersamaan, tahan posisi ini selama kurang lebih 10 detik.
  • Ulangi langkah-langkah tersebut, dan lakukan secara rutin dalam 5 menit di setiap harinya.

Cara membesarkan penis dengan teknik pemijatan memang terlihat mudah. Namun perlu kalian ketahui, teknik ini tetap memiliki potensi cedera, dan risiko-risiko lainnya. Agar lebih aman, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapat arahan yang benar sesuai dengan ilmu medis.

Baca juga:

Operasi Penis: Cara Menambah Ukuran Mr. P yang Aman & Cepat

Treatment Murah dan Bagus untuk Pria di Jakarta, Di Sini Tempatnya!

Tips Membesarkan Penis dengan Teknik Pemijatan

Tips membesarkan penis dengan pijat

Upaya untuk memperbesar ukuran penis dengan pijatan, tidaklah bisa dilakukan dengan sembarangan. Jika kalian ingin melakukan tips membesarkan penis dengan metode pijat, kalian harus sangat berhati-hati agar terhindar dari cedera. Agar lebih aman, berikut ini telah kami rangkum beberapa tips mengenai hal tersebut, diantaranya:

  • Lakukan pemijatan saat penis tidak sedang dalam keadaan ereksi.
  • Apabila timbul rasa sakit atau tidak nyaman, hentikan pijatan tersebut.
  • Lakukan pemijatan dengan posisi duduk, atau berdiri dan bersandar pada tembok.
  • Agar terhindar dari luka dan cedera, pijatan hanya dapat dilakukan maksimal 2x sehari.

Apa Saja Risiko dari Memperbesar Ukuran Penis dengan Pijatan?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, cara membesarkan penis dengan pijatan memang terlihat mudah. Namun walau bagaimana pun, cara ini tetap memiliki risiko dan efek samping. Oleh sebab itu, kalian harus melakukan metode ini dengan ekstra hati-hati.

Berikut adalah beberapa risiko dan efek samping dari membesarkan payudara dengan pijatan:

  • Kerusakan pada jaringan, atau ligamen.
  • Ereksi penis yang tidak optimal.
  • Muncul rasa gatal, serta memar pada area pijatan.
  • Muncul sensasi mati rasa.
  • Penis mengalami memar.
  • Pembuluh vena pecah.

Apabila kalian mengalami beberapa kondisi tersebut, sebaiknya hentikan metode pijatan. Jika perlu, konsultasikan tips membesarkan penis dengan pijat pada dokter yang ahli dalam bidang tersebut. Hal ini bertujuan agar penis terhindar dari luka, cedera, maupun efek samping lainnya.

Memperbesar Penis dengan Metode Operasi

Cara membesarkan penis lainnya yang juga dapat dilakukan adalah dengan metode operasi. Berbeda dengan teknik pemijatan, prosedur operasi dianggap lebih efektif karena dapat memberikan hasil yang optimal. Sebab dalam tindakan prosedurnya, metode ini dilakukan oleh para ahli yang berpengalaman.

Dalam dunia medis, operasi untuk membesarkan alat vital dikenal dengan nama Penile Enlargement. Prosedur ini termasuk pada tindakan bedah plastik. Artinya, tindakan prosedur hanya dapat dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik.

Baca juga:

Cara Mendapatkan Penis Besar dengan Prosedur Penile Enlargement

Cara Mengatasi Penuaan Dini pada Wajah Pria, Coba Treatment ini!

Prosedur Membesarkan Penis dengan Operasi

Cara Membesarkan Penis dengan Pijat Vs Operasi Penis

Tindakan prosedur dari operasi penis, dilakukan dengan teknik perpindahan lemak. Proses transfer atau pencangkokan lemak, memang terbukti lebih aman. Sebab dalam operasi ini, lemak yang digunakan adalah lemak dari tubuh pasien sendiri.

Penggunaan lemak dalam membesarkan penis dilakukan bukan tanpa alasan. Menurut ilmu medis, penis akan bereaksi lebih baik apabila bertemu dengan lemak. Jadi cara membesarkan penis dengan metode operasi, memang terbukti cukup aman untuk dilakukan.

Prosedur operasi membesarkan penis dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu:

Proses Konsultasi

Tahapan awal dari prosedur operasi tentu saja adalah konsultasi. Pada tahap ini, dokter dan pasien akan berdiskusi mengenai ekspektasi, serta mengecek riwayat kesehatan dan fisik si pasien. Jika dirasa siap, maka proses operasi baru bisa dilakukan.

Anestesi

Tindakan awal saat operasi dilakukan adalah anestesi. Proses anestesi dapat dilakukan dengan bius lokal ataupun total. Proses pemberian anestesi bertujuan untuk meminimalisir rasa sakit, khususnya pada saat prosedur berlangsung.

Proses Penyedotan Lemak

Setelah efek anestesi mulai bekerja, cara membesarkan penis dilanjutkan ke proses penyedotan lemak. Proses penyedotan lemak, dilakukan pada area donor yang telah disetujui dokter maupun pasien. Dalam proses sedot lemak, bagian tubuh yang biasanya dijadikan area donor adalah perut dan paha.

Pencangkokan Lemak

Setelah lemak disedot, lemak tersebut akan diproses terlebih dahulu secara medis agar lebih aman. Ketika sudah, maka lemak akan dicangkok ke area penis dengan cara disuntikkan.

Tips Sebelum dan Sesudah Operasi Membesarkan Penis

Proses membesarkan ukuran penis dengan operasi memang terbukti efektif. Namun perlu kalian ketahui, prosedur operasi penis juga memiliki beberapa risiko dan efek samping. Umumnya, gejala pasca prosedur yang sering dialami adalah nyeri dan bengkak.

Agar cara membesarkan penis dengan operasi aman, sebaiknya lakukanlah di klinik kecantikan yang kredibel, serta dokter bedah plastik yang berpengalaman. Bagi kalian yang ingin melakukan operasi ini, ada beberapa tips yang harus kalian ketahui, seperti:

  • Berhenti merokok untuk mempercepat proses pemulihan.
  • Perhatikan anjuran dokter mengenai obat yang boleh ataupun tidak untuk dikonsumsi.
  • Hindari aktivitas fisik yang berat saat sebelum ataupun sesudah operasi.
  • Hindari obat pengencer darah.
  • Cukupi waktu istirahat pasca operasi.

Apabila kalian mengalami gejala-gejala yang tidak normal, sebaiknya segera hubungi dokter terkait untuk berkonsultasi lebih lanjut. Salah satu tempat konsultasi terbaik untuk operasi plastik, bisa kalian temukan dengan mengunjungi Beautylogica Clinic.

About Ridwan

One thought on “Cara Membesarkan Penis dengan Pijat Vs Operasi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *