Bercak Merah pada Kulit, Kenapa dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Bercak Merah pada Kulit – Salah satu permasalahan yang sering muncul pada kulit adalah bercak kemerahan. Kondisi semacam ini, sebenarnya memiliki beberapa kemungkinan tentang indikasi suatu penyakit. Namun apapun itu, bercak kemerahan tentu akan sangat mengganggu dan merusak penampilan.

Jika dilihat dari kacamata dunia kecantikan, bercak kemerahan sudah pasti akan membuat penampilan kulit menjadi kontras. Padahal, kulit merupakan sebuah organ tubuh yang letaknya paling terluar. Jika ada sebuah gangguan, sudah pasti akan sangat terlihat. Jika tidak ditangani dengan benar, bercak kemerahan pada kulit tentu akan sangat merusak nilai estetika pada tubuh.

Dalam istilah medis, bercak kemerahan pada kulit disebut sebagai plak kulit, yakni perubahan warna kulit menjadi merah dengan tekstur permukaan yang halus. Namun pada beberapa jenis bercak, permukaannya dapat teraba kasar. Bercak merah pada kulit juga bisa disertai dengan keluhan lain, seperti gatal, iritasi, dan perih.

Kondisi seperti ini tentu akan membuat seseorang merasa risih. Sebab, sensasi gatal dan perih akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. jika kamu adalah salah satu orang yang mengalaminya, maka segeralah cari tahu tentang bagaimana cara mengatasi bercak kemerahan pada kulit. Namun sebelum itu, ketahui terlebih dahulu yuk, kenapa bercak kemerahan pada kulit dapat muncul.

Kenapa Bercak Merah pada Kulit dapat Muncul?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bercak kemerahan pada kulit dapat menjadi sebuah indikasi tentang suatu penyakit. Oleh sebab itu, faktor kemunculannya sudah pasti berbeda-beda. Berikut adalah penjelasannya:

Biduran

Bercak merah pada kulit yang disebabkan oleh biduran biasanya disertai bentol-bentol. Kondisi seperti ini biasanya juga diikuti dengan rasa gatal, perih, dan menyengat. Bercak merah yang muncul dapat di satu bagian atau bahkan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Beberapa area yang sering mengalami biduran contohnya seperti wajah, bibir, lidah, leher, dan telinga.

Terjadinya biduran dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti reaksi alergi, infeksi, udara panas atau dingin. Selain itu, faktor stres, dan obat-obatan tertentu, seperti antibiotik dan obat antiinflamasi nonsteroid juga dapat membuat biduran muncul pada area kulitmu.

Pada umumnya, biduran tidak perlu memerlukan penanganan khusus karena akan hilang sendiri dalam waktu yang singkat. Namun jika rasa gatal akibat biduran sudah tidak bisa dikompromi, kamu bisa mengonsumsi obat yang telah dianjurkan oleh dokter.

Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah sebuah reaksi pada kulit yang muncul akibat bersentuhan dengan zat atau bahan yang iritatif. Zat tersebut biasanya dapat memicu alergi pada kulit. Beberapa zat tersebut biasanya terkandung dalam sabun, sampo, deterjen, perhiasan logam, debu, lateks, maupun produk kosmetik. Dalam kondisi seperti ini, gejala bercak merah pada kulit dapat juga disertai dengan kulit melepuh, gatal, dan rasa perih.

bercak merah pada kulit dan cara mengatasinya

bercak merah pada kulit dan cara mengatasinya

Jika kamu mengalami bercak merah pada kulit dengan gejala seperti ini, sebaiknya kamu lakukan upaya untuk meredakan gejalanya. Upaya tersebut dapat kamu lakukan dengan menghindari paparan zat penyebab iritasi atau alergi, dan tidak menggaruk area kulit yang mengalami keluhan.

Dermatitis atopik

Dermatitis Atopik merupakan salah satu faktor penyebab bercak merah pada kulit yang sangat sering terjadi. Kondisi seperti ini, sangat berkaitan dengan penyakit asma. Pada umumnya, faktor genetik juga sangat berperan besar dalam hal ini. Jika ayah atau ibu memiliki asma, bisa jadi penyakit ini akan diturunkan ke anak. Dermatitis atopik biasanya akan muncul pada beberapa bagian tubuh, seperti leher, tangan, lipatan siku, pergelangan kaki, dan tungkai.

Faktor pemicu timbulnya kondisi ini antara lain adalah kulit kering, infeksi kulit, dan alergi. Selain itu, lingkungan juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kondisi permasalahan kulit ini. Contohnya, seperti cuaca, debu, bulu hewan, hingga polusi.

Gejalanya dermatitis atopik meliputi gatal, bercak kemerahan, kulit bersisik, kulit terasa kasar dan tebal, serta munculnya benjolan kecil yang berisi cairan. Untuk menangani kondisi ini, biasanya dokter akan meresepkan krim kortikosteroid, dan pelembap (jika kulit kering).

Kurap

Bercak merah pada kulit juga bisa menjadi gejala kurap. Dalam kasus ini, bercak merah dapat meluas dan melingkar seperti cincin, biasanya disertai dengan kulit terasa gatal, bersisik, dan kadang melepuh. Bercak pada kurap terlihat lebih merah di bagian tepi.

Kurap disebabkan oleh sejumlah jamur, seperti Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita atau kontak dengan benda yang terkontaminasi jamur.

Kurap dapat diobati dengan salep antijamur, seperti clotrimazole atau miconazole. Bila setelah 2 minggu diobati, kurap tidak juga membaik, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Beberapa keluhan bercak merah pada kulit mungkin memiliki ciri dan gejala yang mirip, namun penyebab dan diagnosis penyakitnya bisa berbeda. Saat mengalami bercak merah di kulit, jangan sembarangan menduga-duga dan menggunakan obat tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Pityriasis rosea

Penyakit pityriasis rosea ditandai dengan bercak kemerahan di kulit yang berbentuk oval, bersisik, dan sangat gatal, di bagian dada, punggung, perut, leher, lengan atas, atau paha. Di sekitar bercak oval tersebut akan muncul ruam-ruam kemerahan.

Sebelum tumbuh bercak, penderita dapat merasakan gejala awal berupa demam, penurunan nafsu makan, nyeri tenggorokan, nyeri sendi, serta sakit kepala.

Hingga saat ini, penyebab pityriasis rosea belum diketahui dengan pasti, namun diduga berkaitan dengan infeksi virus. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa kelainan sistem kekebalan tubuh juga berkontribusi atas berkembangnya penyakit ini.

Pityriasis rosea umumnya dapat sembuh sendiri dalam waktu 6-8 minggu atau lebih. Meski begitu, ada obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengurangi gejalanya, antara lain krim pelembap, salep kortikosteroid untuk mengurangi peradangan, dan tablet antihistamin untuk meredakan gatal.

Cara Mengatasi Bercak Merah pada Kulit

Cara mengatasi permasalahan kulit yang paling efektif adalah dengan melakukan perawatan dengan dokter spesialis kulit. Hal seperti ini sangat wajib untuk dilakukan agar upaya penyembuhan dapat dilakukan dengan aman. Penanganan yang dilakukan langsung oleh ahli, tentu akan lebih tepat dan efektif.

Salah satu klinik kecantikan yang menyediakan jasa perawatan kulit oleh dokter spesialis adalah Beautylogica Clinic. Di sini, penanganan kulit akan lebih aman dan nyaman. Sebab, peralatan yang digunakan pun telah memenuhi standar FDA. Dengan peralatan yang mumpuni, sudah tentu permasalahan bercak merah pada kulit akan teratasi dengan lebih mudah.

Berikut adalah penjelasan tentang jenis perawatan untuk mengatasi kemerahan pada kulit:

Black Mask Laser

Black Mask Laser adalah sebuah perawatan yang dilakukan dengan menggunakan masker khusus dan Laser Q-Switched Nd Yag. Dengan kedua kombinasi ini, kemerahan pada kulitmu akan teratasi dengan lebih cepat dan mudah. Pasalnya sinar laser yang ditembakkan memiliki dampak positif bagi kesehatan kulit.

Selain menghilangkan kemerahan, jenis perawatan ini juga mampu digunakan untuk mengatasi permasalahan kulit lain. Contohnya seperti jerawat, mengontrol minyak berlebih, hingga menyamarkan flek hitam pada wajah.

Bagi kamu yang ingin mendapatkan jenis perawatan semacam ini, segera kunjungi Beautylogica Clinic terdekat di kotamu. Dengan penanganan yang tepat, bercak merah pada kulit yang sedang kamu alami dapat teratasi dengan lebih aman, mudah, dan instan!

About Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *